Senin, 03 September 2012

TEORI MODEL KONSEPTUAL KEPERAWATAN MENURUT VIRGINIA HENDERSON



TEORI MODEL KONSEPTUAL KEPERAWATAN MENURUT VIRGINIA HENDERSON
      Virginia Henderson lahir tahun 1897, anak ke5 dari 8 bersaudara.Ia asli dari Kansas city, Missouri.
      Pada tahun 1918,ia belajar keperawatan di sekolah perawat militer di washington,D.C. Dan lulus pada tahun 1921.
      Model konsep keperawatan menurut virginia handerson adalah :Model konsep aktivitas sehari-hari dengan memberikan gambaran tentang fungsi utama perawat yaitu menolong seseorang yang sehat/sakit dalam usaha menjaga kesehatan atau penyambuhan atau untuk menghadapi kematiannya dengan tenang.
      Usaha tersebut dapat di lakukan sendiri oleh klien bila ia sadar,berkemampauan dan cukup kuat, perawan berperan untuk memandirikan klien sebagai kemampuan yang harus di miliki.
       
      Konsep Utama Teori Virginia Henderson
      Teori virginia hendersoian mencakup manusia,keperawatan,kesehatan dan lingkungan
      MANUSIA:Virginia henderson melihat manusia sebagai individu yang membutuhkan bantuan maraih kesehatan ,kebebasan atau kematian yang damai,serta bantuan meraih kemandirian kebutuhan dasar manusia terdiri atas 14 komponen
      KEPERAWATAN:mempunyai fungsi untuk membantu individu,baik dalam keadaan sehat maupun sakit.perawat mempunya fungsi independence di dalam penanganan perawatan berdasarkan kebutuhan dasar manusia untuk menjelaskan fungsinya perawat harus memiliki pengetahuan biologis maupun kemampuan sosial.
      KESEHATAN: Sehat adalah berkualitas hidup yang menjadi dasar seseorang dapat berfungsi bagi kemanusian.memperoleh kesehatan lebih penting dari pada pengobatan penyakit.untuk mencapai kondisi sehat,di perlukan kemandirian dan saling ketergantungan.
      LINGKUNGAN:
      a.Individu yang sehat mampu mengontrol lingkungan mereka,namun kondisi sakit akan menghambat kemampuan tarsebut.
      b.Perawat hrus mampu melindungi pasien dari cedera mekanis
      c.Perawat harus memiliki pengetahuan tentang keamanan lingkungan
      d.Dokter menggunakan hasil observasi dan penilitian perawat sebagai dasar dalam memberikan resep
      e.Perawat harus meminimalkan peluang terjadinya luka melalui saran-saran tentang konstruksi bangunan dan pemeliharaannya.
      f.Perawat harus tahu tentang kebiasaan sosial dan praktik keagamaan untuk memperkirakan adanya bahaya.
      Menurut virginia henderson hubungan perawat klien terbagi dalam 3 tingkatan
      1.Perawat sebagai penganti(substitute)bagi pasien
      2.Perawat sebagai penolong(helper)bagi pasien
      3.Perawat sebagai mitra (partner)bagi pasien
      14 Dasar Komponen Hidup
      1.Bernafas dngan normal=>perawat membantu memilih tempat tidur,kursi yang cocok,serta mengunakan bantal,alas dan sejenisnya sebagai alat pembantuagar klein dapat bernafas secara normal.
      2.Makan dan minum denagn cukup=>perawat harus mampu memberikan penjelasan mengenai tinggi dan berat badan yang normal.pemilihan dan penyedian makanan dengan tidak lupa memperhatiakn latar belakang dan sosial klien.
      Lanjutan,,,,
      3.Membuang kotoran tubuh=>perawat harus mengetahui semua saluran pembuangan dan keadaan normalnya,jarak waktu pengeluaran dan frekuensi pengeluaran.
      4.Bergerak dan menjaga posisi yang di inginkan=>mengetahui tentang prinsip-prinsip keseimbangan tubuh,miring dan bersandar.
      5.Tidur dan istirahat=>perawat harus mengetahui tentang pergerakan badan yang baik dan juga mengajarkan bagaimana cara mengontrol emosi yang baik.
      Lanjutan,,
      6.Memilih pakaian yang sesuai=>membantu memilah pakaian yang tepat dari pakaian yang tersedia dan membantu untuk memakainya.
      7.Menjaga suhu tubuh tetap dalam batas normal dengan menyesuaikan pakaian dan mengubah lingkungan=>mengetahui physiologi panas dan bisa mendorong kearah tercapainya keadaan panas maupun dingin/merubah temperatur.kelembapan, pergerakan udara atau dg memotivasi klein untuk meningkatkan  atau mengurangi aktifitasnya.
      Lanjutan,,,,
      8.Menjaga tubuh tetap bersih dan terawat serta melindungi integumen=>memotivasi klien mengenai konsep-konsep kesehatan bahwa walaupun sakit klien tidak perlu menurunkan standard kesehatanya.dan bisa menjaga tetap bersih baik fisik maupun jiwanya.
      9.Menghindari bahaya lingkungan yang bisa melukai=>melindungi klien dari trauma dan bahaya yang timbul yang mungkin banyak faktor yang membuat klien tidak merasa nyaman dan aman.
      10.Berkomunikasi dengan orang lain dalam mengungkapkan emosi,kebutuhan,rasa takut atau pendapat=>perawat menjadi penerjemah dalam hubungan klien dengan tim kesehatan lain dalam memajukan kesehatanya,dan membuat klien mengerti akan dirinya sendiri juga mampu menciptkan lingkungan yang teraupeutik.
      11.Beribadah dengan sesuai keyakinan=>perawat mampu untuk menghormati klien dalam memenuhi kebutuhan spiritualnya dan meyakinkan pasien bahwa kepercayaan keyakinan dan agama sangat berpengaruh terhadap upaya penyembuhan .
      Lanjutan,,,,,
      12.Bekerja dengan tata cara yg mengndung unsur prestasi=>perawatan dasar maka penilaian terhadap interprestasi terhadap kebutuhan klien sangat penting di mana sakit bisa menjadi lebih rinagn apabila seseorang dapat terus bekerja.
      13.Bermain atau terlibat dalam berbagai kegiatan rekreasi=>perawat mampu memilihkan aktifitas yang cocok sesuai umur,kecerdasan,pengalaman,dan selera klien,kondisi,serta keadaan penyakit
      Lanjutan,,,,
      14.Belajar mengetahui atau memuaskan rasa penasaran yang menuntun  pada perkembangan normal dan kesehatan serta mengunakan  fasilitas kesehatan yang tersedia=>membantu klien belajar dalam mendorong usaha penyembuhan dan meningkatkan kesehatan serta memperkuat dan mengikuti rencana terapi yang di berikan.
      Appikasi Model Virginia Henderson
      Pola nafas tidak efektif
> Tinggikan kepala tempat tidur.
> Dorong untuk latihan batuk/nafas dalam.
>Beri bantalan pada pagar tempat tidur dan ajarkan pasien menggunakannya untuk isthirahat tangan.
      Gangguan pola tidur.
> Tentukan kebiasaan tidur biasanya dan perubahan yang terjadi.
>Berikan tempat tidur yang nyaman dan beberapa milik pribadi      misalnya: bantal, guling.
>Tingkatkan kenyamanan waktu tidur misalnya : mandi hangat, dan massage, segelas susu hangat.
>Dorong beberapa aktifitas fisik ringan selama siang hari dan jamin pasien berhenti aktifitas beberapa jam sebelum tidur.
> Instruksikan pasien untuk relaksasi
      MANFAAT  TEORI VIRGINIA  HENDERSON  PADA PRAKTEK KEPERAWATAN
      Teori Virginia Henderson memberikan pernyatan tentang profesi perawat yang unik, terlepas dari profesi kedokteran, sehingga perawat dapat menentukan rencana keperwatannya dengan mandiri tanpa menunggu instruksi dari dokter.
      Melengkapi model konseptual keperawatan yang telah ada.
      Literatur
      Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia: A. Aziz Alimul Hidayat, Penerbit Salemba Medika.
      Pengantar Konsep Dasar Keperawatan Edisi2: A. Aziz Alimul Hidayat, Penerbit Salemba Medika.
      Konsep Dasar Keperawatan :Asmadi,Penerbit buku kedokteran EGC.
      http://sailormanyahya.wordpress.com/wp-admin/mahasiswa Keperawatan Universitas Borneo Tarakan
       

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar